UPT. PKB

Profil UPT Pengujian Kendaraan Bermotor

 

UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor merupakan Unit Pelaksanaan Teknis Dinas (UPTD) dari Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Timur yang mempunyai Tugas pokok adalah membantu Kepala Dinas dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dalam melaksanakan Pengujian Kendaraan bermotor serta pengelola penerimaan Retribusi atau pendapatan asli Daerah sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Peralatan Pengujian Kendaraan Bermotor untuk pemeriksaan kelaikan jalan yang ada di Balai Pengujian Kendaraan UPTD Pengujian Kendaraan Roda Empat Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Timur antara lain :

  • Joint Play Detektor untuk memeriksa sambungan pada sistem kemudi
  • Alat Uji Rem (Brake Tester) memeriksa efisiensi sistem rem
  • Alat Uji Lampu Utama (Head Light Tester) memeriksa pancaran lampu utama dan deviasi penyinaran Lampu
  • Alat Uji Speedometer (Speedometer Tester) alat pengukur akurasi kecepatan
  • Alat Uji Emisi Gas Buang (CO-HC) alat uji asap Kendaraan bermotor berbahan bakar premium (Bensin)
  • Smoke Tester alat uji asap Kendaraan berbahan bakar Solar
  • Alat Pengukur Berat (Axle Load) alat timbang berat sumbu depan dan belakang untuk menentukan jumlah berat muatan yang di izinkan berdasarkan kelas jalan yang dilalui
  • Alat Uji Kincup Roda depan (Side Slip Tester) memeriksa sikap roda depan pada kondisi tanpa beban dengan kecepatan maksimun lima kilometer/jam
  • Alat Ukur Suara (Sound Level Meter) alat ukur tingkat klakson
  • Alat Pengukur Dimensi untuk mengukur panjang, lebar, tinggi kendaraan
  • Alat Uji daya tembus cahaya pada kaca (Tintmeter)
  • Kompresor Udara
  • Generator Set
  • Peralatan Bantu (Palu, Senter)

Fasilitas yang dimiliki UPT PKB Kab.Kutai Timur

  1. Tenaga Penguji dan Pembantu Penguji
  2.  Lulus Pendidikan dan Pelatihan (Diklat Dasar PKB)
  3. Peralatan Uji yang memenuhi Standart
  4. Mampu melaksanakan kegiatan administrasi pengujian KB
  5. Tempat Parkir yang luas
  6. Sistem Informasi Manajemen Pengujian Kendaraan Bermotor ( SIM PKB )

Mempunyai Pengetahuan Umum Tentang :

  • Pengetahuan Kendaraan Bermotor menurut Jens, Ukuran, Berat dan Peruntukanya
  • Teknologi dan Konstruksi Kendaraan Bermotor
  • Ukuran Bagian-bagian Kendaraan bermotor dan cara mengukurnya
  • Pengetahuan mengenai rancang bangun dan rekayasa kendaraan bermotor, kereta gandengan, karoseri, bak muatan dan modifikasi
  • Cara Kerja dan unjuk kerja kendaraan

DASAR HUKUM

  • Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu-Lintas dan Angkutan Jalan
  • Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 1993 tentang Kendaraan dan Pengemudi
  • Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 71 Tahun 1993 tentang Pengujian Kendaraan Bermotor
  •  Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 9 Tahun 2004 tentang Pengujian Type Kendaraan Bermotor
  • Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 63 Tahun 1993 tentang Persyaratan Ambang Batas Laik Jalan Kendaraan Bermotor, Kereta Gandengan, Kereta Tempelan beserta Komponen-Komponennya.
  • Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 4 Tahun 2009 tentang Ambang Batas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Type Baru.
  • Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 7 Tahun 2009 tentang Ambang Batas Kebisingan Kendaraan Bermotor Type Baru.
  • Peraturan Daerah Kabupaten Kutai Timur No 08 Tahun 2012 Tentang Retribusi Jasa Umum Struktur dan Besarnya Tarif Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor

Prosedur Pengujian Kendaraan Bermotor

1)  LOKET I

Tempat pendaftaran

  •  Kendaraan dibawa ke Unit Pengujian Kendaraan Bermotor

Pemilik kendaraan menyerahkan:

  • STNK
  • STUK
  • KTP Pemilik Kendaraan asli beserta fotocopy (apabila dikuasakan disertai Surat Kuasa dari Pemilik Kendaraan)

2)  LAPANGAN UJI

Dilaksanakan pra uji :

  • Pemeriksaan identitas kendaraan
  • Pemeriksaan peralatan dan perlengkapan kendaraan
  • Pemeriksaan kondisi body

3)  GEDUNG PENGUJIAN

Pemeriksaan /pra uji kondisi teknis kendaraan meliputi :

  •  Melakukan Pencocokan Data Kendaraan
  • Rangka Landasan berupa pemeriksaan kondisi
  • Motor Penggerak berupa pemeriksaan kondisi dan unjuk kerja
  • Sistem Pembuangan berupa pemeriksaan kondisi dan unjuk kerja
  • Penerus Daya
  • Sistem Roda
  • Sistem Suspensi
  • Alat Kemudi
  • Sistem Rem
  • Lampu-Lampu dan Alat Pemantul Cahaya
  • Komponen Pendukung berupa pemeriksaan unjuk kerja
  • Perisai Kolong,
  • Ukuran Kendaraan berupa pengukuran dimensi kendaraan (dilakukan pada uji yang pertama kali) sesuai ketentuan
  • Berat Kendaraan berupa Penimbangan untuk menentukan berat yang diijinkan (dilakukan pada uji kendaraan bermotor yang pertama kali)

Bila kendaraan tidak lulus uji, pemilik kendaraan kembali mengambil surat-surat di Loket I dan kendaraan diperbaiki.

Bila lulus uji, hasil pemeriksaan diserahkan ke loket II.

4)  LOKET II

Proses Administrasi;

Proses kartu induk, STUK, Tanda Samping, Tanda Uji dan Kuitansi Retribusi.

5)  LOKET III

Tempat pengambilan Tanda Samping dan Tanda UJi.

6)  LOKET IV

  • Pembayaran retribusi dengan bukti kuitansi Retribusi
  • Pengambilan STUK dan surta-surat lainnya.

UPT PKB Kabupaten Kutai Timur sudah menggunakan sistem pengujian SIM PKB yaitu sistem administrasi yang terintegrasi dimana kendaraan yang ingin melakukan pengujian kendaraan bermotor akan di akomodir seluruh proses uji kendaraan mulai pendaftaran, pemeriksaan dan hasil uji yang akan langsung  terlihat oleh pemilik kendaraan

STANDART PELAYANAN

Mekanisme Pengujian Kendaraan Bermotor

  1. Proses Administrasi

Pemohon atau pemilik kendaraan datang ke Balai Pengujian Kendaraan Bermotor mengambil formulir pendaftaran pada LOKET 1 serta melengkapi persyaratan administrasi dengan ketentuan sebagai berikut :

–        Map warna merah untuk mobil bus;

–        Map warna kuning untuk mobil barang;

–        Map warna hijau untuk mobil penumpang;

–        Map warna putih untuk kereta gandengan dan kereta tempelan.

Setelah mengisi formulir pendaftaran pemohon / pemilik kendaraan menyerahkan kembali formulir pendaftaran untuk didaftarkan dan ditetapkan hari dan tanggal ujinya.

Adapun persyaratan administrasi yang dimaksudkan yaitu antara lain :

  1. Pengujian Berkala untuk Pertama Kali (Kendaraan Bermotor Baru)
  2. Surat keterangan bebas uji berkala yang berlaku selama enam (6) bulan sebagai pengganti

buku uji.

  1. BPKB (Buku pemilikan kendaraan bermotor ) asli dan foto copy
  2. STCK ( surat tanda coba kendaraan ) asli dan foto copy
  3. KTP pemilik, asli beserta foto copy.Apabila tidak datang sendiri, disertai surat kuasa dari pemilik kendaraan.
  4.  sertifikat uji tipe yang dikeluarkan oleh Departemen Perhubungan Darat Republik Indonesia, asli beserta foto copy.
  5. Sertifikat Registrasi Uji tipe yang dikeluarkan oleh penanggung jawab produksi/rakit/import,asli beserta foto copy.
  6. Sertifikat Rancang Bangun dari Dirjen Perhubungan Darat dan surat keterangan hasil pemeriksaan mutu atau uji mutu, apabila jumlah kendaraan yang di produksi/rakit/import kurang dari 10( sepuluh ) buah,asli beserta foto copy.
  7. Surat Keterangan Tera dari Badan Metrologi Depperindag, bagi kendaraan tangki, taxi dengan argo meter, kendaraan yang menggunakan gas ( BBG ), asli beserta foto copy.
  8. Surat Ijin Operasi untuk angkutan sewa dan pariwisata dan ijin trayek untuk angkutan umum dalam trayek.
  9. Kendaraan beserta pengemudinya datang ke lokasi pengujian.

 

  1. Pengujian Berkala Berikutnya dan Seterusnya (Periodik)
  2. Foto copy buku uji
  3. foto copy STNKB dan Notis
  4. foto copy jati diri atau surat keterangan kepemilikan Badan Usaha / Instansi
  5. Gesekan nomor rangka, nomor mesin dan nomor uji
  6. Bukti pembayaran uji
  7.  Surat kuasa yang bermaterai cukup untuk kendaraan perorangan jika pengurusan uji kendaraan

dilakukan oleh bukan pemilik

  1.   Surat Keterangan Tera dari Badan Metrologi Depperindag, bagi kendaraan tangki, taxi dengan

argo meter, kendaraan yang menggunakan gas ( BBG ), asli beserta foto copy.

  1. Laporan Kepolisian jika Buku Uji hilang;

 

  1. Pengujian Berkala di Luar Wilayah (Numpang Uji)
  2. Numpang Uji ke Luar Wilayah

–       Fotocopy buku uji.

–       Fotocopy fiskal atau STNKB/ Notis.

–       Bukti pembayaran yang di perlukan bila ada.

–       Fotocopy jati diri atau surat keterangan kepemilikan Badan Usaha / Instansi.

–       Surat kuasa yang bermaterai cukup untuk kendaraan perorangan jika pengurusan uji kendaraan dilakukan oleh bukan pemilik .

  1. 2. Numpang Uji dari Luar Wilayah.

–       Surat keterangan numpang uji.

–       Bukti pembayaran yang di perlukan.

–       Fotocopy jati diri atau surat keterangan kepemilikan Badan Usaha / Instansi.

–    Fotocopy STNKB / Notis.

–    Gesekan nomor mesin , rangka dan nomer uji.

–   Surat kuasa yang bermaterai cukup untuk kendaraan perorangan jika pengurusan uji dilakukan oleh bukan pemilik.

 

  1. Pengujian Berkala untuk Mutasi Kendaraan Bermotor
  2. Mutasi Keluar

–       Fotocopy buku uji.

–       Fotocopy fiskal atau STNKB / notis baru atau BPKB beridentitas baru.

–       Bukti pembayaran yang diperlukan.

–       Fotocopy jatidiri atau surat keterangan kepemilikan Badan Usaha / Instansi.

–       Surat kuasa yang bermaterai cukup untuk kendaraan perorangan jika pengurusan uji kendaraan di lakukan oleh bukan pemilik.Surat Pengantar Mutasi Uji;

  1.    Mutasi Masuk

–       Surat pemeriksaan kendaraan secara tertulis dari instansi yang bersangkutan.

–       Foto copy STNKB / BPKB / surat keputsan pengadilan negeri bagi kendaraan yang memerlukan.

–       Mengisi formulir permohonan.

–       Hasil pemeriksaan teknis.

–       Surat keterangan  dari penguasa bagi kendaraan wajib uji yang tidak dioperasikan/rusak.

–       Gesekan nomor mesin, rangka dan nomor uji.

–       Surat kuasa yang beraterai cukup untuk kendaraqan perorangan jika pengurusan uji kendaraan     dilakukan oleh bukan pemilik.

–       Surat keterangan mutai dan kartu pemeriksaan.

 

  1. Penolakan Permohonan Pengujian dan Bagi Kendaraan Bermotor yang Tidak Lulus Uji

Untuk dapat dilakukan Pengujian ulang kendaraan yang tidak lulus uji :

–            Kendaraan yang sudah diperbaiki atas kekurangan-kekurangnnya.

–            SPP ( Surat Perintah Pembayaran ) lama;

–            Surat keterangan tidak lulus uji.

Uji ulang tidak dikenakan biaya retribusi kecuali melewati batas waktu yang tertera di surat

keterangan tidak lulus uji.

 

  1. Uji Banding

–            SPP ( Surat Perintah Pembayaran) lama dan SPP baru

–            Kendaraan bermotor

–            Formulir uji banding

Uji banding dikenakan biaya retribusi.

 

  1. Uji Berkala Terakhir / Penghapusan
  2. Surat pemeriksaan kendaraan secara tertulis dari instansi yang bersangkutan
  3. Foto copy STNKB/BPKB/Surat keputusan Pengadilan Negeri bagi kendaraan yang memerlukan
  4. Mengisi formulir permohonan
  5. Hasil pemeriksaan teknis
  6. Surat keterangan dari penguasa bagi kendaraan wajib uji yang tidak dioperasikan/rusak

 

  1. Proses Pemeriksaan Non Mekanis / Pra Uji / Uji Visual

 

Pemilik kendaraan beserta kendaraannya datang pada hari dan tanggal yang telah ditetapkan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan pemeriksaan non mekanis / pra uji / uji visual, yaitu pemeriksaan identitas kendaraan, pemeriksaan bagian depan kendaraan,  bagian samping kanan kendaraan, bagian belakang kendaraan, bagian samping kanan kendaraan, bagian dalam kendaraan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. Proses Pemeriksaan Mekanis ( menggunakan alat uji )

Setelah dilakukan pra uji, kendaraan masuk ke gedung uji untuk dilakukan pengujian dengan menggunakan alat uji, antara lain :

  1. Smoke Testeratau CO / HC Tester yaitu untuk menguji ketebalan asap untuk mesin diesel dan kandungan CO / HC untuk mesin bensin;
  2. Ply Detector/ Lorong Uji yaitu untuk memeriksa komponen – komponen bagian bawah kendaraan yang sesuai dengan persyaratan teknis dan laik jalan;
  3. Head Light Testeryaitu untuk mengukur intensitas cahaya dan besarnya penyimpangan arah penyinaran lampu utama;
  4. Side Slip Testeryaitu untuk menguji sikap roda depan;
  5. Axle Loadyaitu untuk menimbang berat kosong kendaraan ;
  6. Brake Testeryaitu menguji besarnya gaya rem dan efisiensi rem;
  7. Speedometer Testeryaitu menguji besarnya penyimpangan alat penunjuk kecepatan pada kendaraan.

Kendaraan yang telah selesai di uji, diparkir di tempat yang telah ditentukan dan berkas hasil uji, beserta kartu induk diserahkan kepada penguji penyelia ( penanda tangan buku uji ) untuk ditentukan lulus atau tidak. Berkas hasil uji kendaraan yang telah dinyatakan lulus diserahkan kepada Pembantu Bendahara Khusus Penerima (PBKP) pada LOKET 2 untuk dibuatkan kwitansi retribusi biaya uji, tanda uji dan buku uji.

Bila kendaraan dinyatakan dinyatakan lulus Pemeriksaan secara Mekanis maka dilanjutkan Penandatanganan buku uji dan pengecetan tanda samping, Apabila kendaraan tidak dinyatakan lulus uji mekanis maka harus dilakukan perbaikan terlebih dahulu, tenggang waktu perbaikan ditentukan oleh penguji berdasarkan tingkat kerusakan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomoe 44 Tahun 1993 pasal 158 yang berbunyi     :

 

  1. Apabila suatu kendaraan yang dinyatakan tidak lulus uji, petugas  penguji wajib memberitahukan secara tertulis :

a). Perbaikan – perbaikan yang harus dilakukan,

b).  Waktu dan tempat dilakukan pengujian ulang.

 

  1. Pemilik atau pemegang kendaraan yang melakukan uji ulang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 158 ayat (1) , tidak deperlukan sebagai pemohon baru dan tidak dipungut biaya.

Apabila pemilik kendaraan tidak menyetujui keputusan penolakan / perbaikan-perbaikan tersebut, maka pemilik kendaraan berhak mengajukan permohonan banding secara tertulis kepada Kepala UPTD Pengujia Kendaraan Bermotor sesuai dengan Peraturan  Pemerintah Nomor. 44 Tahun 1993 pasal 159 yang berbunyi     :

  1. Apabila pemilik atau pemegang kendaraan tidak menyetujui keputusan penguji sebagaimana dimaksud dalam Pasal 158 ayat (1), dapat mengajukan keberatan secara tertulis kepada pimpinan petugas penguji yang bersangkutan;
  2. Pimpinan petugas penguji setelah menerima Pengajuan keberatan sebagaimana dimaksud dalam ayat ( 1), segera meminta penjelasan dari penguji yang bersangkutan. Dan dakam jangkan waktu paling lama 2 (dua) jam memberikan jawaban secara tertulis kepada pemilik / pemegang kendaraan , mengenai diterima atau ditolak pemojon keberatan tersebut;
  3. Aapabila permohonan keberatan diterima, pimpinan petugas penguji segera memerintahkan kepada penguji lainnya untuk melajukan uji dan iidak dikenakan lagi biaya uji,
  4. Apabila permohonan keberatan ditolak atau setelah dilakukan uji ualang sebagimana dimaksud dalam ayat (3) dab tetap dinyatakan tidaj lulus uji, pemilik atau pemegang kendaraan tidaj dapat lagi mengajukan keberatan. Dari Laporan Hasil pemeriksaan  tehnis disalin dalam kartu induk dan buku uji selanjutnya disahkan oleh Penguji Penyelia.
  5. Proses pengecetan tanda samping kendaraan bernotor
  6. Pelayanan Pengujian Kendaraan Bernotor selesai dalam satu hari, (One Days Servies) bila semua  persyaratan dapat dipenuhi , ditandai dengan penyerahan semua dokumen kendaraan kepada pemilik kendaraan.
  7. Dokumen hasil pengujian untuk kepentingan arsip kantor , Disimpan dalam file box sesuai jenis kendaraan dan Data Base yang ada dalam program computer Unit Pengujian Kendaraan Bermotor.
  8. Bagi masyarakat yang mempunyai keluhan tentang pelayanan pengujian kendaraan bermotor dapat disampaikan secara tertulis maupun secara langsung dan akan segera ditindaklanjuti oleh Petugas Layanan Pengaduan masyrakat.

 

Ruang Tunggu  dan Tempat Parkir 

 

 

Untuk lebih jelas tentang UPT PKB  klik disini