Pencegahan Covid-19

Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, pihak Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melaksanakan operasi gabungan yang mulai dilaksanakan pada tanggal 27 Maret 2020, Tim gabungan terdiri dari Dinas Perhubungan, TNI-Polri,Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Kesehatan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Relawan KB. Tim gabungan melakukan skrining atau memeriksa kesehatan penumpang angkutan umum di pos pantau patung burung, Skrining dilakukan dengan memperiksa suhu tubuh penumpang menggunakan thermal scanner di seluruh angkutan umum, termasuk travel dan pengendara sepeda motor untuk memantau orang yang mau masuk ke Kabupaten Kutai Timur guna mencegah kemungkinan dia membawa potensi virus Corona atau Covid-19. Sesuai arahan bupati dalam rapat bersama satgas covid-19 untuk memudahkan pengecekan warga masyarakat yang melewati atau tiba di kota sangatta. Dinas perhubungan menutup jalur pertigaan kilometer 1 arah sangatta selatan sehingga semua akses kendaraan dari luar sangatta harus melewati pos pantau patung burung.

Covid-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus SARS-CoV-2, pertama kali diidentifikasi di kota Wuhan, di provinsi Hubei Cina pada Desember 2019. Covid-19 telah menyebar ke berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. Jumlah kasus positif Corona (Covid-19) di Indonesia terus bertambah.

Covid-19 sebelumnya dikenal sebagai Novel 201 Novel Coronavirus (2019-nCoV) penyakit pernapasan, sebelum Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan nama resmi sebagai (Covid-19) pada bulan Februari 2020.

Virus SARS-CoV-2 milik keluarga virus yang disebut coronavirus, yang juga termasuk virus yang menyebabkan flu biasa, dan virus yang menyebabkan infeksi yang lebih serius seperti sindrom pernapasan akut (SARS), yang disebabkan oleh SARS -CoV pada tahun 2002, dan sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS), yang disebabkan oleh MERS-CoV pada tahun 2012. Seperti coronavirus lainnya, virus SARS-CoV-2 terutama menyebabkan infeksi saluran pernapasan, dan keparahan Covid-19. penyakit dapat berkisar dari ringan hingga fatal.

Penyakit serius akibat infeksi disebabkan oleh timbulnya pneumonia dan sindrom gangguan pernapasan akut (SARS). Gejala COVID-19 yang paling umum adalah batuk kering, demam, dan sesak napas. Diperkirakan bahwa gejala dapat muncul antara 2-14 hari setelah paparan walaupun ada kasus terisolasi yang menunjukkan ini mungkin lebih lama. Jika mengalami gejala, kita harus tinggal di rumah untuk mencegah penyebaran penyakit ke masyarakat. Mengenakan masker wajah akan membantu mencegah penyebaran penyakit ke orang lain. Menurut penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine (10 Maret 2020), periode inkubasi rata-rata diperkirakan 5 hari, dan hampir semua ( 98%) pasien yang telah terinfeksi akan mengalami gejala dalam 12 hari.

Cara terbaik untuk

 

mencegah infeksi adalah dengan menghindari paparan virus.  Cuci tangan secara teratur dan menyeluruh dengan sabun dan air (busa selama 20 detik) atau gunakan pembersih tangan berbasis alkohol (setidaknya 60%).

Tindakan lain yang membantu mencegah penye baran Covid-19 : hindari kontak dengan orang lain yang sakit hindari menyentuh mulut, hidung, mata atau wajah ; tutup batuk dan bersin (dengan tisu  atau ke siku )

Bersihkan permukaan dengan disinfektan (larutan pembersih berbasis alkohol atau pemutih paling cocok untuk coronavirus).

Untuk diketahui, masker wajah tidak akan melindungi kita dari Covid-19, tetapi akan membantu mencegah penyebaran penyakit ke orang lain.

Lakukan jarak sosial, kurang lebih 1-2 meter antar orang per orang saat berada di kerumunan.

Artikel dengan judul Pengertian Lengkap Apa Itu Virus Corona Covid-19, telah terbit di bangkapos.com

Post Author: admin